Rabu, 04 April 2012


Kantong Baru dan Anggur Baru

Nats : Ia mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: "Tidak seorangpun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada baju yang tua. Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu. Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik." (Luk 5:36-39)

Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat, supaya mereka hidup menurut segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku dengan setia; ...(Yeh 11:19,20)

            Menjadi Kristen bukan belajar pendidikan budi pekerti atau tentang sopan santun atau tetang etika melainkan tentang hidup baru di dalam Kristus. Hidup Kristen bukan renovasi tetapi baru sama sekali. (2 Kor 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu...)
Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. (Galatia  6:15)
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, (Titus 3:5)

Pekerjaan selanjutnya adalah penyelarasan hidup baru dengan cara berpikir baru atau penyelarasan iman dan kehidupan sehari-hari berdasarkan iman kepada Yesus Kristus. (Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah ...) Jika ini tidak terjadi maka hidup kita menjadi sia-sia, selain itu hidup baru saudara di dalam Kristus menjadi compang-camping (Luk 5:36-37)
Kecenderungan manusia selalu ingin kembali kepada hidup lama bisa secara tersurat maupun tersirat. Contohnya bangsa Israel
1.Ketika dalam penindasan berseru kepada TUHAN (Kel 2:23-25) dalam Perjanjian baru (Yoh 3:16, Lukas 4:18,19, Titus 2:11-14)
2.Lalu Tuhan menolong melepaskan mereka (Kel 3:19,20; Kel 6:5,6)
3.Beranggapan lebih baik di Mesir (dalam perbudakan)  (Ke14:11-12)
4.Ingin kembali pada kenikmatan dosa (Bil 11:5,6)

Apa saja yang terjadi ketika kita hidup baru / dilahirkan kembali / bertobat
1.Mati menjadi hidup (Roma 6:13;Kolose 1:20;1 Peter 1:23; Yeh 11:19,20)
2.Keberadaannya adalah terang (Efe 5:8)
3.Tata nilainya berubah (Fil 3:7)
4.Statusnya berubah (1 Pet 2:10)
Baca juga Mar 7:20-23 Efe 5:1-10, Gal 5:19-26

Bagaimana mengisi kantong baru dengan anggur baru
Ketika seseorang sudah ada di dalam Kristus maka tidak sekonyong-konyong segala mengerti tetapi harus belajar untuk menyesuaikan dengan mempelajari firman Tuhan sebagai buku panduan untuk hidup baru atau mengisi kantong baru dengan anggur baru.(Roma 12:2)
Kenalilah hidup baru saudara dan isilah hidup baru tersebut dengan Firman Tuhan.

Contoh anggur lama dalam kantong baru
Membalas judes dengan judes, cuek dengan cuek (pengikut), menentukan peruntungan dengan hitung kancing, dengan membolak balik, berjuang berbuat baik untuk dapat sorga-berkat-dikabulkan doa (mencoba mengelabui TUHAN), menerima nasihat-nasihat orang fasik (tentang angka-angka, hari baik, peruntungan, jodoh dll), mau bukti baru percaya, mengharuskan apa yang tidak harus, mengabaikan apa yang harus dilakukan...(Kolose 2:20-23)

Seharusnya anggur lama dalam kantong baru
Membalas judes dengan ramah, cuek dengan perhatian (pemrakarsa), bersandar kepada Tuhan dan firmanNya, percaya dengan penuh kepada Tuhan

Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (1 Kor 2:9)
sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat (2 Kor 5:7)

Di dalam hidup ini tidak ada pilihan hidup tanpa resiko. Jika tidak memilih sekalipun tetap beresiko. Pilihlah hidup pernuh resiko dalam hidup baru bersama Tuhan Yesus. Isilah dengan cara hidup yang baru. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar