Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. (Kol 1:13,14)
Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya. (Kol 1:19-22)
Berbagai persoalan kehidupan manusia seperti benang kusut dan banyak yang putus asa menghadapi keadaan tersebut. Dalam keterbatasannya manusia mencoba mengatasi dengan caranya sendiri (yang benar menurut pikirannya) dan tidak sedikit yang berakhir dengan kepahitan dan kebinasaan. Ada orang yang menutup hutang dengan hutang, menyelesaikan keruwetan rumah tangga dengan bercerai, bunuh diri sebagai cara penyelesaian, jahat dibalas dengan jahat, menghindar dari tanggung jawab dll. Pengharapan dipulihkan semakin jauh.
Bagaimana keadaan manusia di hadapan Allah ?
Ketika dilihat TUHAN, ... segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, (Kej 6:5)
Kami meraba-raba dinding seperti orang buta, dan meraba-raba seolah-olah tidak punya mata; kami tersandung di waktu tengah hari seperti di waktu senja, duduk di tempat gelap seperti orang mati.(Yes 59:10)
Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. (Roma 3:12)
“Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan.” (Ams 14: 12,13)
“Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang." (Mat 15:14)
Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik (Roma 7:18)
Apa saja yang diupayakan manusia ?
1.Dengan ibadat atau beragama “Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,”(Yes 29:13)
2.Berpantang makanan tertentu atau sebaliknya "Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah.(1 Kor 8:8)
3.Mengikuti aturan-aturan tertentu
jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan sentuh ini; semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia. Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi. (Kolose 2:21-23)
4.Melakukan hukum Taurat “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat (Gal 2:16a)
Kesimpulan manusia tidak mungkin mengalami pemulihan dalam hidupnya karena tidak mampu. Dalam pengetahuan-Nya Allah telah berjanji untuk memulihkan kembali keadaan manusia yang sia-sia dan tanpa pengharapan ini.
Apa yang Allah lakukan ?
1.Allah mengutus Anak-Nya “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.”(Yoh 3:16,17,18)
2.Memanggil orang berdosa
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat." (Luk 5:32)
3.Yesus memikul dosa kita “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh” (1 Pet 2:24)
4.Tidak menuntut tetapi memberikan kasih karunia-Nya agar manusia bisa mengalami pemulihan sejati (pertobatan, pengampunan dosa)
“Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.”(KPR 5:30,31)
“Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. (Gal 2:16)
5.Menghapuskan surat hutang kita
Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib(Kol 2:13,14)
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.(Yes 53:5)
Salib Yesus memulihkan hidup dan cara hidup saudara :
1.Bagi saudara yang mengaku bahwa saudara begitu banyak dosa dan hidup saudara begitu ruwet datanglah pada Kristus Yesus akui dosa saudara dan undanglah Yesus masuk dalam hidupmu. Ia melunasi semua hutang dosa saudara. Sejak hari ini mulailah dengan cara Tuhan (bagi saudara yang membutuhkan bimbingan lanjutan silahkan hubungi para majelis, para pengurus komisi, gembala sidang) keruwetan saudara akan kembali terjadi jika tetap menggunakan cara-cara lama. Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."(Yoh 5:14)
2.Bagi saudara yang sudah kehilangan motivasi dan kasih di rumah tangga, di tempat bekerja, di tempat kuliah, di sekolah ingat kembali kata-kata Yesus di kayu salib “Sudah selesai “ (Yoh 19:30) Contoh cara kerja-Nya “Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus”.Fil 1:6
Apa yang dilakukan Yesus dikayu salib adalah bukti kasih-Nya.
3.Bagi saudara yang sakit “oleh bilur-bilurNya saudara telah sembuh”
4.Bagi saudara yang ragu “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? “ (Roma 8:32)
5.Bagi saudara yang hidup dalam tekanan penuh ketakutan “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.”(Roma 8:1)
Pemulihan Berawal Dari Salib Kristus. Percaya dan alami. Tuhan Yesus memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar